Ibu

Ibu,,,
Tugas ku sudah selesai.
Aku sudah menyelesaikan studi yg kau ingin kan.
Msh ada kah lagi tugas yg hrz q tempuhi untuk membahagiakan mu ibu..?
Aku sdh tak tau hrz ngapain dan bagaimana melanjutkan hdp ku.
Yg q tau aku hanya ingin membahagiakan mu ibu.
Ibu jikalau saja engkau tau mengapa sbnrnya q smpai lama menyelasaikan studi ku.
Q ingin menceritakan semua nya,
Rasa sedih ku, kecewa ku, keputusasaan ku, airmata ku, marah ku, benci ku dan semua rasa selama aku menyelesaikan studi ku ini.
Ibu ingin sekali aku memeluk mu dan berkata aku bahwa hari ini begitu sgt bahagia krn akhirnya tahapan untuk q bs wisuda sdh terseleaikan.
Maaf kn aku yg sll menghabiskan uang mu untuk biaya studi ku yg mgkn membuat sesuatu keinganan yg engkau ingin kan trkalah kan krn untk mencukupi biaya kuliah ku.
Ibu...
Byk kata yg ingin q sampaikan tp tak pernah bs q utarakan.
Hy lwt blog pribadi ku ini q bs mengungkapkan nya.
Brharap suatu saat nanti kelak engkau akan tau semua isi hati ku lewat tulisan ini.

Apa kabar rindu

Rasanya setiap detik hati ini ingin bercakap dengan mu.
Meluapkan segala rindu atas cinta yang tertahan.
Menghilangkan segala gunda yang selalu sesakkan dada.

Namun setelah di pikir lagi, ini lah yang terbaik untuk kita.
Tetap diam memendam rasa, untuk kuat tak tegur sapa.
Atau sekedar bertanya tanya tentang sesuatu yang tak perlu di tanya.

Karena jika memang berjodoh, ini akan menjadi butiran noda perusak cinta hati idamkan.
Bukankah kita ingin cinta suci tanpa noda.

Terlebih jika cinta akhirnya tak berjodoh,
Ini akan menjadi pengusik cinta yang halal,
Merusak ketentraman hubungan,
Bersama dia yang di takdirkan.

26 desember

Entah knp sampai detik ini mata ku sulit untuk terpejam
Teringat satu tahun silam
Di wktu yg sama mata ku masih terjaga untuk mu,
Terbalik
Seharusnya aku yg menjaga ku.
Tak pernh lepas dari ingatan ku tentang kejadian malam itu.
Aku berusaha menjaga mu agar kau baik2 saja.
Hidup ini masih panjang.
Dan sampai detik ini mgkn kau merasakanya.
Malam itu, ku buang semua rasa takut ku untuk keluar mencair air dan memasak ny untuk kau minum agar lbh hangat.
Malam itu, aku balutkan kau dg selimut2 hangat agar kau tetap baik2 saja.
Malam itu aku menggosokkan tangan ku kepala mu agar kau bisa semangat kembali.
Malam itu aku tak memikirkan keadaan ku sama sekali,
Yg pdhl aku pun membutuhkan apa yg kau butuhkan.
Dan mulai malam itu pula aku belajar byk hal.
Aku belajar bahwa aku mampu melakukan segala sesuatu sendiri,
Aku belajar menurunkan ego ku demi keselamatan org lain
Aku belajar membunuh rasa takut ku sendiri.
Dan masih byk hal lain nya.
Dan malam ini semua nya teringat di benak ku.
Tp aku blm mendapatkan jawaban dari semua perjalanan yg sdh panjang kita lewati.
Aku masih blm paham maksud tuhan mempertemukan kita.
Semua masih tanda tanya besar,
Hingga pd suatu saat waktu yg kan menjawab.
Selamat tengah malam 26 des 16 ; 01:59

Dilema

Hilang arah aku pada tujuan ku
Semua berantakan...
Entah siapa yg harus aku salahkan ?
Semua berjalan tidak sesuai dg keinginan
Harus kah aku marah ?
Berlari lagi atau menghilang sekalian saja ?
Tapi aku lelah untuk berlari.
Tapi aku tak mampu lg menghadapi nya ?
Lalu harus bagaimana ?
Tersesat ?
Entahlah aku tak mengerti.
Sampai detik ini pun blm aku temui seseorang yg bisa mengajari ku,
Menuntun ku, dan mengerti mau ku.
Sendiri dan selalu sendiri yg aku rasakan.
Tersenyum, tertawa, bahagia kepalsuan.
Ekting yg sangat mahir aku lakukan.
Semua samar ? Tak jelas.
Dan aku masih berkubang pada dilema yg tak ada kesudahan nya ini 😢

Desember

Desember,,
Bulan dimana banyak hal yg merubah hidup ku.
Bulan dimana aku memutuskan sesuatu,
Bulan dimana aku melangkah baru...
Sudah hampir setahun,
Semua seperti masih sama..
Hampa, sepi, menyedihkan dan sendiri.
Aku bermodal senyum dan hidup dalam kepalsuan.
Tanpa satu pun orang mengerti apa mau ku.
Satu tahun ini telah berlalu dan tidak ada perubahan.
Yang aku bangga kan bkn selayaknya yg seperti aku impikan ?
Yang aku tinggalkan malah seperti aku merasakan kehilangan.
Tapi hidup bkn nya sebuah pilihan ?
Entah sampai kapan aku bisa menyakinkan diri ini untuk mempercayai nya.
Keyakinan waktu ini blm ada jawaban sama sekali.
Apakah semua hanya kesalahan ?
Atau apakah akan ada saat nya terbukti,
Terbukti ketika aku sudah lelah.
Terbukti ketika aku sudah tak bisa bersabar.
Entahlah, aku pun tak mengerti !!!
Semoga esok semua kan terjawab.

Sayap yg patah

Sayap itu tlah patah satu persatu
Mungkin tak tampak tapi itulah nyata nya
Entah bisa di pulihkan kembali atau tidak
Pepatah bilang patah satu tumbuh seribu
Tapi lagi2 teori lebih gampang dr pd praktek
Haa.. ada apa dg sayap ini ?
Kenapa ia begitu rapuh ?
Tak seperti dahulu
Sayap ini sdh sgt lemah,
Untuk pergi jauh pun ia sudah tak mampu.
Adakah orang yg bisa menyembuhkan sayap ini kembali,
Agar ia bisa terbang jauh kembali seperti dahulu.
Sebelum sayap ini bener2 patah,
Ku mohon tolong berikan aku sayap yg lain  yang lebih kokoh dan bisa pergi jauh lagi hingga tak akan kembali.
Aku tak ingin sayap ini patah begitu saja.

Tanpa judul

Aku tak tau lagi apa yg harus aku ceritakan disini
Tangan jari jemari ini seolah memanggil untuk ingin menulis
Apa harus aku tulis,
Aku lelah dengan semua keluhan,
Aku lelah dengan senyum kepalsuan
Aku lelah dengan hidup yg tak aku inginkan ini
Lalu sampai kapan semua nya akan berakhir sesuai dg ingin ku ?
Seberapa besar lg semangat yg harus aku lalui,
Seberapa besar lg aku tahan air mata
Seberapa besar lg aku harus pura2 bahagia
Bukan aku ingin mengeluh terus tuhan
Tapi tak terbiasa berada di posisi seperti ini.
Aku ingin lepas, bebas dan melakukan sesuai keinginan ku.

Aku hanya ingin menikah

Aku hanya ingin menikah
Itu tujuan ku yg terakhir,
Bukan tentang seksual semata
Tapi tentang ibadah yg aku rindukan.

Aku hanya ingin menikah
Adakah yg bisa mengabulkan nya.
Aku sudah sangat lelah.
Aku tidak membutuhkan kemewahan
Cukup dg restu dan sakral saja
Itu sdh lebih dari cukup

Aku hanya ingin menikah
Sudikah seseorang mau menikah dg ku
Wanita malang yg kehilangan arah
Wanita malang yg butuh di tuntun ke jln yg benar
Wanita yg malang berharap ada yg mengasihani nya.

Aku hanya ingin menikah
Jika tak ada satu orang yg pun yg bs mengabulkan kan nya
Aku ingin pergi jauh
Jauh dari kota ini
Pergi sendiri ya hanya sendiri
Tak ada satu orang pun yg bisa menghalangi nya
Aku ingin mencari apa yg aku cari selama ini.
Itu semua akan terjadi jika
Memang benar tak ada org yg bs mengabulkan permintaan ku ini.

Aku hanya ingin menikah
SEGERA !!!
sudah terlalu banyak dosa yg aku lakukan.
Aku sudah bosan dan muak dg semua nya.

Hey sekali lagi aku katakan
Aku hanya ingin menikah.
SEGERA !!!

Ratapan masa lalu

Sedih, sakit dan perih  rasa nya
Jika aku terkenang akan masa lalu.
Rasa nya tak ingin di ingat lagi,
Tapi byk hal yg membuat aku mengingat nya.
Sesal pun sdh tak ada arti nya lagi.
Tangis pun rasa nya sdh tak pantas.
Tetapi luka ini masih begitu membekas,
Hingga aku harus menetes kan air mata.
Sakit ny masih begitu luar biasa,
Kejadian hari ini,
Membuka kembali ingatan ku pd masa lalu itu.
Hari ini sahabat yg aku pertemukan dg tmn nya, akhir nya menikah.
Sedih, senang campur aduk rasa nya.
Aku sedih karna aku harus ditinggal lagi oleh satu sahabat ku,
Tetapi aku bahagia ketika aku melihat merka tersenyum merekah di atas pelaminan.
Laki2 yg q pertemukan dg sahabat ku,
Kini tlah menepati tanggung jawab nya.
Dia membuktikan jika ia benar2 mencinta sahabat ku.
Hingga akhirnya pernikahan mereka hari ini bs terjadi.
Beruntung sekali mereka berdua,
jika aku banding kan dg nasib ku.
Yg tak seberuntung mereka.
Malang nasib ini, tp apa yg bisa di ubah.
Aku hanya bisa meratapi nya.
Dan berharap ratapan ini berakhir bahagia seperti mereka.
21/10/16

Aku ingin menikah

Ayah,, ibu,,,
Dengar kan ini.
Aku tak bisa bicara langsung pada kalian,
Aku belum mempunyai keberanian untuk itu.
Tapi sekali saja yg harus kalian tau.
Aku ingin menikah ayah, ibu..
Nikahkan lah anak mu ini sesuai keinginan ini.
Aku lelah, aku bosan dengan semua nya.
Aku ingin mempunyai hidup yg baru,
Ayah, ibu jika aku bisa aku ingin mengatakannya sekarang juga.
Aku sudah terlalu bodoh dg skripsi ku.
Aku tak mengingankan gelar itu,
Aku pun tak bangga dg toga nanti.
Kapan kalian tau isi hati ini ayah, ibu.
Ini jeritan hati seorang anak yg tak pernah bisa berkata.
Izinkan aku menikah ayah...
Bisa kah kalian merestui dan mengabulkan keinginan ank mu ini 😢

Pejuang toga part II

Hay pejuang toga,
Bagaimana kabar mu hari ini.
Somoga anda masih semangat,
Setiap hari dengan tumpukan buku dan kertas yg mgkn sdh sgt membosankan.
Bersabar lah wahai pejuang toga,
Cukup 6bulan saja, setelah itu kamu bisa terbang bebas sesuai keinginan mu.
Kata teman ku, skripsi itu ibarat mendaki gunung,
Jika kamu lelah, ingat lah bahwa di puncak akan ada sesuatu yg membuat rasa lelah mu menjadi bahagia.
Ya mungkin begitu ada nya,
Teori terkadang lebih mudah dari pada praktek dlm hal skripsi.
Berkata dengan celotehan2 nasihat lebih mudah di lakukan dr pd melakukan pada saat kenyataan itu nyata.
Bersabarlah hay pejuang toga,
Air mata mu,lelah mu dan semua yg membosankan ini akan berakhir seiring waktu berjalan.
Akan ada senyum bahagia di depan mata.
Haaa.. Tp siapa yg bahagia disana ?
Aku tidak sama sekali bahagia dengan gelar sarjana ku nanti,
Untuk apa semua itu,
Orang yg tidak sekolah sekalipun bs lebih hebat dibanding kan para sarjana bukan ?
Semua hanya untuk orang tua, mereka yg bahagia tp tidak untuk diri ini sendiri.
Jika kamu sdh benar2 ingin berontak keluar dari perjuangan mu untuk toga itu,
Berfikir lah terlebih dahulu...
Bukan kah kamu sudah merasakan bagaimana rasa nya mundur sebelum berperang, sedangkan pasukan lain rela mati untuk mendapatkan ny.
Sehingga mereka berhasil menggapai toga yg mereka banggakan tersebut.
Hay pejuang toga,
Anggap saja pengorbanan mu ini untuk menebus semua kesalahan yg dulu kamu lakukan.
Demi orang tua,
Tetap semangat,,
Jgn menyerah,
Tinggal satu lagi.

kosong "Monty Tiwa"

Pernahkah kau merasa tidak pernah merasa sepi
pernahkah kau merasa tidak pernah merasa sunyi
aku tak pernah
aku selalu merasakannya
kosong...
kosong...

Pernahkah kau terbangun dan merasa semua, semu
pernahkah kau inginkan lari dari dirimu kini
itulah aku, aku selalu merasakannya
kosong...
kosong...

Pernahkah kau merasa tidak pernah merasa sepi
pernahkah kau merasa tidak pernah merasa sunyi
aku tak pernah
aku selalu merasakannya
kosong...
kosong...
kosong....

Hanya catatan kecil :)

Kemana lagi aku harus berjalan.
Kemana lagi aku harus berlari.
Adakah yg bisa menuntun ku berjalan keluar dari kehampaan ini.
Aku ingin kembali seperti anak kecil yg baru bisa belajar jalan.
Aku butuh tuntunan.
Aku tak butuh apa2,
Hanya butuh di tuntun ke jln yg benar.
Aku tak butuh apa2 lagi.
Aku hanya lelah dg hidup yg tak pernah jelas arah nya.
Aku tak punya siapa2 lagi.
Ya mungkin aku msh py keluarga yg lengkap,
Teman2 yg baik, kehidupan yg sempurna.
Tapi sayang semua hanya terlihat sempurna di luar nya saja.
Jauh berbeda dg kenyataan nya.
Ah tp sdh lah,
Aku tak apa2, ribuan kata yg aku ungkapkan pun tak kan ada satu pun yg mengerti.
Aku sdh terbiasa seperti ini.
Ini hidup ku.
Jika aku harus melakukan ny sendiri aku pun masih bisa berdiri sendiri, aku masih bisa tersenyum riang, aku pun masih menutupi ny sendiri.
Diam dan tidur bagi ku pelarian yg paling tepat untuk saat ini,
Selamat istirhat tenang merry....
Mungkin kau sdh lelah berlari bukan hari ini.
Istirht lah, kau percaya bahwa esok tak sama dg hari ini :)

Lelah ku

Kapan aku mati ya allah..?
Ini wanita malang yg sudah berputus asa trhadap hidup nya.
Harus bagaimana lagi ?
Tersesat dalam hidup yg kelam.
Tanpa di mengerti oleh seorang pun.
Aku lelah tuhan, tapi aku masih bisa bertahan,
Aku bertahan karna Mu,
Mungkin engkau punya maksud lain,
Agar aku bisa mempelajari hidup ini.
Tapi sampai kapan tuhan...
Aku sudah benar2 lelah.
Tak ada seorang pun yg tau hidup ini,
Tak ada pundak untuk bersandar,
Taķ ada satu orang pun yg mengusap air mata ini.
Kenapa hidup ku begini Tuhan..?
Harus memulai dari mana aku untuk merubah nya.
Pikiran ini hanya ingin mati, mati dan mati saja.
Tapi engkau pun belum mengizinkan nya ?
Ya allah ampunilah semua dosa hamba mu yg malang ini,
Aku masih percaya engkau ada dan engkau maha mengetahui semua nya.
Berilah aku jalan dan petujuk ke arah yg benar.
Berilah aku setitik cahaya terang agar aku bisa berubah.
Jauhkan aku dari pikiran buruk seperti ini.

Jika aku tlah tiada

Jika aku mati
Adakah orang yg menangisi kepergian ku.
Jika aku mati
Apakah ada orang yg menyesali kematian ku.
Jika aku mati
Apakah orang2 dengan senang hati atas kepergian ku.
Jika aku mati
Adakah orang yg akan mengunjungi makam ku setiap hari nya
Jika aku mati
Adakah orang yg akan merindukan sosok ku yg dulu
Jika aku mati
Ya jika aku matiii...
Seribu pertanyaan jika aku mati...
Jika aku mati
Mungkin mereka merasa menang.
Jika aku mati
Mungkin mereka berbahagia
Jika aku mati
Mungkin kematian ku mengurangi beban mereka.
Jika aku mati
Mungkin mereka tertawa riang
Jika aku mati
Haaa jika aku mati
Ya sebaiknya mati saja aku !!!

Pergilah...

Pergi saja semua nya dari hidup ku.
Biarkan aku sendiri sendiri,
Meratapi nasib ku yg malang.
Aku masih bisa tersenyum walau lg duka sekali pun.
Kalian tak akan pernah mengerti hidup ku.
Aku tak punya siapa2 selain diri ku sendiri.
Tak apa, biarkan aku sendiri.
Aku sudah lelah tapi aku masih bisa bertahan.
Jangan kalian bertahan karna hanya kasian kepada ku.
Aku tak butuh belas kasihan,
Jika kalian senang datang dan pergi sesuka hati kalian, aku pun ikut senang.
Sekarang aku hanya melihat orang yg ada di sekitar ku bahagia.
Itu saja sdh cukup bisa membuat aku pun ikut bahagia.

Lari

Ini tentang sebuah perjalana ntah apa judul yg tepat.
Jika aku bilang ini tentang perjalanan terakhir ku tp trnyata bukan demikian, nanti aku di bilang tidak komitmen dg ucapan ku.
Jika aku bilang ini tentang perjalanan misi bunuh diri, ternyata aku gagal melakukannya, nanti amu di bilang hanya mencari sensasi.
Lalu perjalanan tentang apa yg tepat untuk aku utarakan.
Aku jg tdk tau ?
Andai aku py uang yg lbh, mgkn aku akan melajukan perjalanan yg lbh jauh lagi,
Bahkan mungkin aku tak akan kembali.
Baik lah jika tidak ada judul yg tepat untuk perjalanan ku ini,  aku akan bercerita tentang apa yg akan aku pikirkan saja.

Jeritan seorang anak

Ayah.... ibu...
Ini anak mu ingin mengadu,
Tp berat hati ini untuk mengatakan nya langsung.
Ayah, ibu..
Peluk anak mu ini sebentar saja.

Kegelisahan beberapa hari ini

Ntah apa yg aku fikir kan ?
Mgkn terlalu banyak, tapi apa..?
Aku pun tak tau.
gelisah hati ini, lagi2 aku tak tau kenapa.
Perasaan yg tak tenang, pikiran yg ntah kemana2.
Pertanda apa ini,,?
Semoga bukan pertanda buruk.
Beberapa hari lagi aku akan ke kesuatu tempat.
Aku ingin marah kepada diri ku,
kemudian membuang jauh kemarahan tersebut,
Hingga aku bisa tenang jika aku pulang.
Aku ingin berteriak di tempat yg tinggi,
Tapi seperti nya itu tidak mungkin.
Baik lah, kalau begitu,
Aku akan duduk diam menatap lagi,
Kemudian berbicara pada bintang2,
Tentang semua perasaan ku.
Mungkin setelah itu, aku akan lebih baik.
Sebelum aku pergi, berat rasa nya aku meninggalkan papa.
Tak pernah aku alami sebelumnya,
Biasa nya jika aku ingin pergi, tak ada satu org pun yg bisa melarang ku.
Aku tau ia jg tidak bs melarang ku,
Tapi hati ku, terlalu berat untuk meninggalkan nya,
Padahal hanya satu minggu saja,
Setelah itu aku kembali pada nya.
Lalu apa lg yg aku fikirkan.
Entah lah,,
Hanya segelintir tulisan ini yg bisa aku curahkan terhadap kegelisahan hati ini.
Semoga ini bukan pertanda sesuatu yg buruk.

Pejuang LDR, bahwa jarak bkn lah penghalang


Ketika jarak dan kesibukan menjadi penghalang sebuah pertemuan. Lalu bagaimana mempertahankan rindu yang terlanjur berlubang? Kutahan rindu agar tidak berakibat buruk. Bertahan dengan siksaan kerinduan yang entah kapan berakhir temu. Hanya saja aku mengerti bawa ada beberapa hal yang lebih penting dibanding diriku.

Kini ku mengerti tentang pekerjaanmu, dan segala rutinitas mu yang tak bisa ku awasi. Namun rasa percaya ini tak pernah hilang sedikitpun untukmu. Seringkali ku mengeluh tentang jarak yang begitu jauh dan kamu yang semakin tak bisa kusentuh. Rindu yang mengerikan membawa pilu.

Walau kau jauh. Cintaku selalu utuh untukmu.
Walau rindu tak selalu berujung temu.
Setidaknya Do'aku selalu menyertaimu.

Tentang hal – hal yang ku takuti saat kau semakin jauh; saat kau semakin sulit ku rengkuh dalam peluk. Ketika tangan ku tak bisa memelukmu saat kau merasa takut. Ketika bahu ku terlalu jauh untuk menjadi tempat dimana kesedihanmu akan berlabuh. Sempat berfikir, lalu dengan siapa kau berbagi cerita saat kita tak saling bertatap muka? Adakah niatmu untuk bercerita padaku walau hanya sekedar bertukar suara?

Ketika seharian kau lelah bekerja. Kadang kala aku ingin menyusulmu ; memberikan sebuah pelukan hangat yang semoga saja dapat membuat hatimu damai. Namun kiranya itu hanya angan semata. Hanya Do'a yang menemani ketika kamu merasa sendiri. Berusaha menghiburmu dengan cara apapun agar kamu tidak merasa bosan. Berharap kamu bercerita apa masalah mu hari ini. Ah tapi kamu lebih senang menjadi pendegar. Hingga akhirnya aku yang selalu mencari pembahasan yang baru dan menarik.

Terkadang ketakutan akan hal yang baru memang sering terjadi,

Orang baru memang lebih asik,

Tapi taukah kau ?

Bahwa aku berusaha untuk menjadi yang ter-asik diantara yang lain ?

Kau dengan siapa? Sedang di mana? Apa yang kau lakukan hari ini? Sudah berapa orang yang kau kunjungi? Ah. Pertanyaan yang selalu terlintas saat kau belum mengabari, saat kau masih sibuk bekerja sedangkan mataku sudah tak kuat menahan kantuk saat aku menantimu pulang memberi kabar. Sedikitpun tak apa. Agar kekhawatiranku berada dijalur yang benar.

Menantimu pulang; menanti kabarmu adalah hal paling membosankan tetapi aku tetap melakukan itu. Berharap kau memahami bahwa rindu ini tak bisa ku bendung lagi. Namun aku tak bisa menyuruhmu untuk segera pulang hanya sekedar membenarkan bahwa kerinduan ini semakin gila. Menjadi wanita mandiri tanpa harus merengek minta ini dan itu. Berusaha menjadi wanita yang memahami segala kesibukanmu.

Ada ketakutan sendiri saat disana kau menemukan wanita yang lebih menarik. Entah sekedar teman kantor atau teman sosial media yang kau punya. Aku hanya khawatir dan tergoda dengan hal yang baru. Kadangkala aku memang membosankan. Namun Memang, rumput tetangga lebih hijau. Namun kalau hujan sama beceknya, bukan?

Sekalipun aku tak bisa membahagiakanmu
Tak akan pernah kubiarkan wanita baru,
Mengeser posisi ku dihatimu.

Untuk pria yang sedang kutunggu kepulanganmu ke rumah. Memang jarak terlalu jauh untuk memeluk tubuhmu. Namun do’a tak henti henti nya mengalir untuk kehidupanmu. Ku nanti kau pulang membawa cinta yang masih utuh untukku. Agar bahagia selalu bersamamu walaupun kau jauh dariku.

Aku hanya perlu bersabar sementara waktu.
Hingga sang semesta memberi kita temu,
Yang selalu kita harapkan.